Jumat, 13 April 2012

Manusia dan Penderitaan

TUGAS SOFTSKILL ILMU BUDAYA DASAR 1

(Menganalisa manusia & penderitaan. Menganalisa : sebab-sebab orang mengalami kekalutan mental/frustasi, siapa saja orang yang rawan mengalami hal tersebut, dan cara menghindarkan diri dari frustasi)

MANUSIA DAN PENDERITAAN

·        * Pengertian Penderitaan

Ngomongin penderitaan berarti kita harus tau arti kata terlebih dahulu. Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.
·        
          * Siksaan

Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasman, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akiabt siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yagn sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan. Ketakutan yang berlebih-lebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia.banyak sebab yang menjadikan seseorang  merasa ketakutan antara lain : claustrophobia dan agoraphobia, gamang, ketakutan, keakitan, kegagalan. Para ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku percaya bahwa suatu phobia adalah problemnya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita sepuluh kali lebih parah.
                                   
          * Kekalutan Mental

Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar. Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah

* Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :

- Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bisa jasmani maupun rokhani
- Usaha mempertahankan diri dengan cara negative
- Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan

* Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :

-Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna terjadinya konflik sosial budaya
-Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial

Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan negative. Posotf; trauma jiwa yang dialami dijawab dengan baik sebgai usaha agar tetap survey dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut, ataupun melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam hidupnya. Negatif; trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan  mengalami fustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan. Bentuk fustasi antara lain :
-       
        * Agresi berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi hypertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya
-         
         * Regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitive atau kekanak-kanakan
-                
        * Fiksasi adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu
    proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative kepada orang lain
-         
          * Identifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya narsisme adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari pada orang lain
-         
              * Autisme ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasinya sendiri yagn dapat menjurus ke sifat yang sinting.

·         Penderitaan kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti :

1.      1. Kota – kota besar
2.      2. Anak-anak muda usia
3.      3. Wanita
4.      4. Orang yang tidak beragama
5.      5. Orang yang terlalu mengejar materi

·         * Frustasi

Frustasi adalah suatu harapan yang diinginkan dan kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Misalnya putus pacar, perceraian, masalah kantor, masalah sekolah atau masalah yang tidak kunjung selesai. Frustasi inipun terjadi juga bila tujuan yang dicapai mendapatkan rintangan. Frustasi memiliki dua sisi.

1.             Frustasi adalah fakta tidak tercapainya harapan yang diinginkan.
2.             Frustasi adalah perasaan dan emosi yang menyertai fakta tersebut.

Pada contoh diatas adalah fakta mendapatkan nilai jelek di sekolah dan mendapat marah oleh bos dalam kesalahan di kantor. Perasaan dan emosi yang muncul adalah kesal, marah dan perasaan-perasaan lainnya yang mungkin muncul.

Akibat dari frustasi bisa munculkan gejala-gejala ketubuhan yang disebut psikosomatis.
Bayangkan anda mendapatkan nilai atau penghargaan yang tidak sesuai dengan yang anda harapkan, padahal anda sudah berusaha dengan sebaik mungkin. Seumpama anda mendapat nilai D pada ujian akhir. Ini tidak hanya terjadi sekali saja, tetapi telah beberapa kali. Anda lalu menjadi kesal bahkan marah atau muncul perasaan-perasaan lainnya. Pada malam harinya anda tidak bisa tidur. Segudang pemikiran muncul, berputar-putar silih berganti, mulai mencari sebab-sebab kegagalan, upaya mencari jalan lain supaya lebih berhasil sampai pada pemikiran-pemikiran buruk. Sehingga nantinya akan terlintas jalan pintas dan lain sebagainya. Anda mencoba untuk mengusir pemikiran-pemikiran tersebut tapi tetap saja tidak bisa dan akhirnya anda jatuh tidur karena memang betul-betul kecapaian. Pada pagi harinya anda bangun dengan tubuh yang kurang segar karena susah tidur. Selama siang hari perasaan maupun tubuh anda akan terasa tidak enak. Sekali-kali akan teringat mengenai kegagalan pada hari sebelumnya dan itu akan muncul dan mengganggu.

Namun selain contoh diatas ada juga contoh frustasi yang berakibat agresi karena frustasi yang dialami melahirkan reaksi kemarahan. Tindakan agresi diambil apabila individu merasa lebih kuat dari lawannya. Sebalinya bila individu merasa lemah, maka biasanya tindakan yang diambil ketika terjadi frustasi adalah menghindar atau melarikan diri.
* Cara mencegah frustasi :

- Dalam menyikapi suatu masalah harus dengan mengkontrol emosi.
- Berusaha bersikap sabar
- Yakin bahwa suatu masalah nantinya akan ada jslsn keluarnya.

Sumber:

Senin, 26 Maret 2012

Aliran Lukisan dan Contohnya

TUGAS SOFTSKILL ILMU BUDAYA DASAR 4

(Menganalisa aliran-aliran lukisan dan contohnya)

Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.

Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvas, kertas, papan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imajinasi tertentu kepada media yang digunakan.

Dalam melukis, banyak sekali aliran-alirannya. Jenis-jenis alirannya, seperti :

      1. Romantism

Merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan. Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukis pada zaman penjajahan Belanda dan ditularkan kepada pelukis pribumi untuk tujuan koleksi dan galeri di zaman kolonial. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Raden Saleh.


Raden Saleh
       2. Plural painting

Adalah sebuah proses beraktivitas seni melalui semacam meditasi atau pengembaraan intuisi untuk menangkap dan menterjemahkan gerak hidup dari naluri kehidupan ke dalam bahasa visual. Bahasa visual yang digunakan berpijak pada konsep plural painting. Artinya, untuk menampilkan idiom-idiom agar relatif bisa mencapai ketepatan dengan apa yang telah tertangkap oleh intuisi mempergunakan idiom-idiom yang bersifat: multi-etnis, multi-teknik, atau multi-style.


Rosidi
       3. Seni lukis daun

Adalah aliran seni lukis kontemporer, dimana lukisan tersebut menggunakan daun tumbuh-tumbuhan, yang diberi warna atau tanpa pewarna. Seni lukis ini memanfaatkan sampah daun tumbuh-tumbuhan, dimana daun memiliki warna khas dan tidak busuk jika ditangani dengan benar. 



       4.Futurisme

Seni lukis Futurisme adalah bagaimana menangkap unsur gerak dan kecepatan dalam lukisan. Aliran Futurisme juga mendukung perkembangan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain. Latar belakang dimulainya pada tahun 1909. Gerakan pada salah satu macam jenis lukis ini terinspirasi dari kehidupan yang berubah menjadi moderen berkat teknologi mesin yang menghasilkan unsur gerak dan kecepatan sebagai unsur sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia di abad 20. Tokoh dalam Aliran lukis futurisme adalah Filippo Marinetti, Glacomo Balla, Ardengo Soffici dan Stephane Mallarine.


Filippo Marinetti

       5. Impresionisme

Seni lukis Impresionism(Van Gogh) adalah Sebuah gaya dari macam-macam melukis dengan menekankan pada kesan pencahayaan dan warna yang kuat, sementara bentuk tidak menjadi prioritas. Tokohnya adalah Claude Monet dan Van Gogh.

Claude Monet

       6. Realism

Seni lukis Realism adalah Mencoba menangkap object apa adanya Tokoh Tokohnya adalah Karl Briullov, Ford Madox Brown, Jean Baptiste Siméon Chardin, Camille.

Karl Briullov
      7. Surialism

Seni lukis Surialism adalah Sebuah lukisan realism atau naturalism namun merupakan daya khayal dan sesuatu yang kadang tidak mungkin, atau sebuah mimpi. Tokoh Tokohnya adalah Andre bretton, Giorgio de Chirico, Max Ernst, Rere Margritte, Juan Miro, Salvador Dali.

Salvador Dali

      8. Cubisme

Seni lukis Cubism adalah Sebuah gaya melukis dengan menekankan pada bentuk2 simetri dan keluar dari aturan yang ada pada  realism dan naturalism. Tokoh Tokohnya adalah Paul Cezane, Pablo Picasso, George Braque, Metzinger, Albert Glazez, But Mochtar, Moctar Apin, Fajar Sidik dan Andre Derain.

George Braque
      
      9. Representasional

Seni lukis Representasional Adalah Sebuah gaya melukis dengan mengekplore potret atau tubuh sendiri.Tokohnya adalah Mondrian.

Mondrian

      11. Naturalism

Seni lukis Naturalism adalah Menangkap object keindahan alam sekitar, termasuk seni lukis tradisional. Tokohnya adalah Soeboer Doellah, William Bliss Baker, Raden Saleh, Hokusai, Affandi, Fresco Mural, Basuki Abdullah, William Hogart, Frans Hail.

William Bliss Baker

      11. Ekspresionism

Ekspresionism adalah Sebuah lukisan ungkapan hati baik dilihat dari cara melukisnya, menyederhanakan garis garis. Tokohnya antara lain Heinrich Campendonk, Emil Nolde, Egon Schiele. Salah satu legenda pelukis indonesia Affandi juga menekuni bidang ini.

Affandi

Source :

Ulasan :

Seni memang indah, kita dapat mengepresiasikan ide dan pikiran kita dalam bentuk gambar, ukiran, maupun lukisan. Seni itu tanpa batas, tapi ada batasan dalam setiap pengapresiasiannya.

Seni setiap orang berbeda. Idenya pun tak sama. Jadi banyak tercipta aliran aliran lukisan dalam artikel diatas yang diambil dalam beberapa sumber.

Ada beberapa aliran yang sebelumnya sudah akrab terdengar di telinga masyarakat umum maupun seniman, seperti naturalisme, romantisme, surealisme, impresinisme, dll. 11 aliran diatas hanya sebagian aliran dalam seni lukis.  

Minggu, 18 Maret 2012

Jenis-jenis Cinta

TUGAS SOFTSKILL ILMU BUDAYA DASAR 3

(Menganalisa jenis-jenis cinta)

Cinta. Banyak sekali penafsiran tentang apa itu cinta. Setiap orang bisa saja memiliki pengertian dan pendapat yang berbeda dengan cinta. Begitu juga dengan jenis-jenis cinta. Setiap manusia bebas menafsirkan apa saja jenisnya. Ada yang bilang salah satu jenis cinta adalah cinta sejati, ada juga yang bilang cinta terhadap sang Pencipta. Tapi mari kita membahas jenis-jenis cinta menurut beberapa sumber :

1. 1. 8 Macam Cinta Menurut Qur’an

Menurut hadist Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu mengingat dan menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai’an katsura dzikruhu), kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya (man ahabba syai’an fa huwa `abduhu). Kata Nabi juga, ciri dari cinta sejati ada tiga :

(1) lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain
(2) lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, dan
(3) lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri.

Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Alloh SWT, maka ia lebih suka berbicara dengan Alloh Swt, dengan membaca firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain. Dalam Qur’an cinta memiliki 8 pengertian berikut ini penjelasannya:

1. Cinta mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan “nggemesi”. Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.

2. Cinta rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya. Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur’an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham, yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri, yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim. Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu bersilaturrahim, atau silaturrahmi artinya menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia akhirat.

3. Cinta mail, adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur’an disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada yang lama.

4. Cinta syaghaf. Adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qad syaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak menyadari apa yang dilakukan. Al Qur’an menggunakan term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.

5. Cinta ra’fah, yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur’an menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus hukuman bagi pezina (Q/24:2).

6. Cinta shobwah, yaitu cinta buta, cinta yang mendorong perilaku penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur’an menyebut term ni ketika mengkisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh, wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min al jahilin (Q/12:33)

7. Cinta syauq (rindu). Term ini bukan dari al Qur’an tetapi dari hadis yang menafsirkan al Qur’an. Dalam surat al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa
ma’tsur dari hadis riwayat Ahmad; wa as’aluka ladzzata an nadzori ila wajhika wa as syauqa ila liqa’ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu. Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab Raudlat al Muhibbin wa Nuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah
pengembaraan hati kepada sang kekasih (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta, hurqat al mahabbah wa iltihab naruha fi qalb al muhibbi.

8. Cinta kulfah. yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positip meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur’an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, la yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286) 

2.     Jenis-Jenis Cinta menurut Kelly
 
Dalam buku kesehatan reproduksi remaja, Kelly membagi cinta itu menjadi 3 jenis, yaitu:

1.  Cinta karena nafsu
Yaitu cinta yang mengakibatkan hubungan antar dua orang tidak terkontrol lagi, emosi sangat menguasai akal sehat seseorang sehingga perilaku seolah terjadi secara spontan untuk menjawab rangsangan emosi yang berlebihan

2.   Cinta pragmatis
yaitu cinta terjadi keseimbangan antara dua orang, ada rasa suka dan duka, serta  adanya timbal balik.

3.   Cinta altruistik
biasanya terjadi pada seorang ibu kepada anaknya, cinta ini disertai kasih sayang yang tidak ada batasnya. Cinta itu berada pada ranah emosional dan rasional. Cinta emosional ini datang dan pergi tanpa diprediksi,misalkan: aku mencintaimu pada pandangan pertama, meski aku tak bahagia bersamanya aku tetap mencintainya dll.

Ciri-ciri cinta emosional

*Adanya perasaan yang sangat kuat, normalnya diarahkan pada lawan jenis, dimana yang ada pada pikiran serta hati adalah bayangan kekasihnya
*Adanya egoisme, biasanya ada harapan-harapan bahwa kekasihnya adalah ideal yang ada dipikirannya dan merasa kecewa kalau kekasihnya berbeda dengan apa yang ia harapkan
*Cinta emosional mengandung unsur erotisme,yang biasanya ingin mengungkapkan rasa cintanya dengan berpegangan tangan, berpelukan dll. Sedangkan cinta rasional tidak didominasi oleh perasaan yang kuat tetapi lebih pada akal pikiran. Cinta rasional ini biasanya tidak peduli apakah perasaannya kepada seseorang yang dikuasai ini dibalas atau tidak, karena ciri utama dari cinta ini adalah memberi tanpa pamrih dan tanpa syarat. 

3.  Jenis kasih atau cinta (Yunani)

1. Eros, adalah kasih karena hawa nafsu.
Ini bisa diumpamakan kasih “Karena“.

·       Karena kamu cantik, saya cinta kamu
·       Karena kamu ganteng, saya cinta kamu
·       Karena kamu seksi, saya cinta kamu
·       Karena kamu langsing, saya cinta kamu
·       Karena karakter kamu, saya cinta kamu

2. Filia, adalah kasih sahabat atau kasih sesama teman.
Ini bisa diumpamakan kasih “Supaya“

·       Supaya kamu mengasihi saya, maka saya mengasihimu
·       Supaya kamu baik kepada saya, maka saya baik kepadamu
·       Supaya kamu membantu saya, maka saya membantumu

3. Agape, adalalah kasih Allah, kasih tanpa syarat.
Ini bisa diumpamakan kasih “Meskipun“

·       Meskipun kamu manusia berdosa, Aku tetap mengasihimu
·       Meskipun kamu sering memberontak, Aku tetap mengasihimu
·       Meskipun kamu jahat, Aku tetap mengasihimu

Ulasan :

Dari artikel diatas, kita dapat mengetahui bahwa banyak sekali sumber-sumber yang membahas tentang jenis-jenis cinta, ada jenis cinta menurut Al-Qur’an, jenis cinta menurut Kelly dan jenis cinta (Yunani), itu tergantung kita menafsirkan apa saja jenis cinta.

Dalam kehidupan ini, saya juga mempunyai penafsiran sendiri apa saja jenis cinta itu. Secara sederhana, saya membaginya menjadi beberapa penafsiran yaitu :

1.     1. Cinta kepada Allah SWT, Sang Maha Pencipta
Cinta kepada Allah dapat di perlihatkan dari cara kita berkomunikasi dengan-Nya, dengan cara selalu menjalankan kebaikan dan menjauhi kemungkaran (buruk). Dengan cara sholat 5 waktu, menolong sesama, membaca Al Qur-an.

2.      2. Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Cinta kepada Nabi sangatlah indah. Cinta kepadanya dapat kita lakukan dengan selalu bershalawat kepadanya.

3.      3. Cinta kepada Orangtua
Cinta ini sangatlah mulia. Cinta kepada orangtua dapat kita lakukan dengan selalu menghormati dan menyayangi mereka, membahagiakan mereka, dan selalu mencintai mereka.

4.      4. Cinta kepada orang disekitar kita
Cinta ini biasanya dengan cara menjaga silaturahmi dengan kerabat, saudara, sahabat, tetangga, dll. Cinta ini juga dapat kita lakukan dengan saling menolong antar sesama dan juga menghormati dan menghragai mereka

5.      5. Cinta kepada  lawan jenis
Cinta ini pasti terjadi dikehidupan kita semua. Mencintai dia yang merupakan lawan jenis kita dapat dilakukan dengan cara selalu menyayangi, menghormati, mengasihi dan juga melakukan sesuatu yang dapat membahagiakan dia.